{"image_url":"https://4.bp.blogspot.com/-9DCps8pob_o/Vrl84lrotOI/AAAAAAAABqc/ePZ316V7N_M/s400/image005.png","title":"Stabilitas Barang Kebutuhan Pokok, Inflasi, Zimbabwe, Manusia Setengah Dewa, Dan Godot Oleh Herman Wahyudhi Halaman","provider_name":"Hatena Blog","blog_title":"andrewidjaja\u2019s blog","provider_url":"https://hatena.blog","type":"rich","author_url":"https://blog.hatena.ne.jp/andrewidjaja/","author_name":"andrewidjaja","height":"190","url":"https://andrewidjaja.hatenablog.com/entry/2019/05/09/080537","version":"1.0","width":"100%","html":"<iframe src=\"https://hatenablog-parts.com/embed?url=https%3A%2F%2Fandrewidjaja.hatenablog.com%2Fentry%2F2019%2F05%2F09%2F080537\" title=\"Stabilitas Barang Kebutuhan Pokok, Inflasi, Zimbabwe, Manusia Setengah Dewa, Dan Godot Oleh Herman Wahyudhi Halaman - andrewidjaja\u2019s blog\" class=\"embed-card embed-blogcard\" scrolling=\"no\" frameborder=\"0\" style=\"display: block; width: 100%; height: 190px; max-width: 500px; margin: 10px 0px;\"></iframe>","blog_url":"https://andrewidjaja.hatenablog.com/","description":"Secara garis besar teori mengenai inflasi ada tiga yaitu Teori Kuantitas (Teori Irving Fisher), Teori Keynes, dan Teori Strukturalis. Inflasi ringan: inflasi ini masih dapat dikendalikan karena harga-harga masih naik secara umum, dan belum mengakibatkan krisis dibidang ekonomi. Selain itu, hal ini j\u2026","categories":[],"published":"2019-05-09 08:05:37"}